Karomah KH. Asrori Al-Ishaqi

Orong-orong

Senin, 12 Oktober 2009
Karomah KH. Asrori Al-Ishaqi

Tergelitik hati untuk menuliskan tentang pengalaman pribadi, bagaimana luar biasanya karomah yang dimiliki oleh KH. Asrori Al-Ishaqi r.a, setelah membaca buku "Karomah Para Kiai" oleh Samsul Munir Amin.


Karomah-atau dalam Bahasa Indonesia : keramat- memang suatu peristiwa yang sulit diterima akal pikiran manusia pada umumnya. Akan tetapi karomah sering dijumpai dalam berbagai literatur keagamaan, termasuk dalam berbagai literatur-literatur agama selain Islam.


Ada suatu peristiwa yang secara tidak langsung, menurut penulis buku sebagai karomah dari Habib Husein Alaydrus, yang saya pikir mungkin hampir mirip dengan yang pernah saya alami.


Hari itu, Minggu, seperti biasa ada pengajian ahad pagi di Pondok Pesantren As Salafi Al Fitrah, kediaman Romo Kyai Ahmad Asrori. Saya dan teman saya berniat untuk menghadirinya ketika itu. Dan kami pun berangkat dari kost-an kami menuju kesana dengan berboncengan sepeda motor.


Tidak berapa jauh kami dapati, ban belakang motor kempes, kami berpikiran kalau ban ini bocor tentu kami harus menambalnya dan akan perlu waktu yang agak lama, akibatnya kami akan ketinggalan ceramah Kyai Asrori.


Maka kami putuskan, untuk hanya menambah angin saja, mudah-mudahan cukup sampai di pondok, kalau memang ban itu bocor, setelah acara nanti ban itu baru ditambal.


Alhamdulillah, kami pun sampai dipondok dengan selamat, dan dapat mengikuti ceramah Kyai Asrori dari awal hingga akhir. Dan setelah acara berakhir kami pun pulang.


Dalam perjalanan pulang tidak ada tanda-tanda ban motor kempes, kami pulang dengan lancar. Sampai di kost-an, setelah kami ganti baju dan ngobrol-ngobrol di dekat motor itu, tiba-tiba "peessshhh", ban motor itu kempes, dan harus dibawa ke tukang tambal ban untuk ditambal.


Peristiwa itu, menurut saya, walaupun tidak secara langsung, merupakan bagian dari karomah Kyai Asrori Al Ishaqi r.a. Karena karomahnya kami berangkat dan pulang pengajian dengan lancar.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa aafihi wa'fuanhu....

0 komentar:

Poskan Komentar